Oleh: Ciara Helena
Jakarta, 9 November 2025
Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh terus menjadi simbol modernisasi transportasi Indonesia. Sejak dioperasikan pada 17 Oktober 2023, Whoosh tidak hanya menghadirkan perjalanan super cepat dan efisien, tetapi juga memperlihatkan dampak nyata dalam mendorong perekonomian lokal, menghidupkan sektor pariwisata, dan memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dengan waktu tempuh sekitar 40 menit, Whoosh memotong jarak Jakarta–Bandung yang sebelumnya memakan waktu berjam-jam. Kecepatan ini bukan sekadar kenyamanan, tetapi juga bagian dari komitmen menuju mobilitas rendah emisi. Sebagai moda transportasi berbasis listrik, Whoosh berkontribusi menurunkan konsumsi bahan bakar fosil dan menekan polusi udara, mendukung langkah Indonesia menuju pembangunan berkelanjutan.
Dalam dua tahun operasional, sekitar 12 juta penumpang telah memanfaatkan layanan Whoosh. Antusiasme ini juga datang dari wisatawan mancanegara. Hingga September 2025, tercatat lebih dari 566 ribu turis asing yang menikmati perjalanan menggunakan Whoosh — menjadikannya bukan hanya moda transportasi, melainkan pengalaman wisata tersendiri.
Dampak Ekonomi: Kawasan Hidup, Peluang Tumbuh
Keberadaan stasiun-stasiun Whoosh seperti Halim, Padalarang, dan Tegalluar membawa dinamika pembangunan baru. Area yang sebelumnya relatif sepi kini berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi:
- Munculnya hotel, penginapan, dan kafe baru
- Peningkatan jumlah destinasi rekreasi dan wisata keluarga
- Kemudahan akses wisata ke Lembang, Ciwidey, Pangalengan, dan sekitarnya
Hal ini memperluas perputaran ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.
UMKM Terangkat, Kreativitas Tumbuh
Whoosh juga memberikan ruang nyata bagi pelaku UMKM. Tercatat 188 tenant aktif di berbagai stasiun, dengan 76 di antaranya merupakan UMKM lokal yang menjajakan kuliner, fesyen daerah, kerajinan tangan, serta suvenir.
Program Official Merchandise Whoosh membuka peluang besar bagi kreator muda untuk memproduksi karya bertema nasional. Produk-produk ini kini menjadi favorit penumpang dan simbol kebanggaan akan kemajuan transportasi Indonesia.
Selain itu, sekitar 70% material dan jasa untuk pengembangan Whoosh berasal dari perusahaan lokal — menciptakan efek ekonomi berlapis mulai dari rantai pasokan hingga tenaga kerja.
Menuju Masa Depan: Jaringan yang Semakin Terhubung
Rencana perluasan rute Whoosh ke kota-kota lain, termasuk Surabaya, menjadi peluang besar bagi pemerataan pertumbuhan antarwilayah. Tantangan seperti integrasi moda transportasi, pengelolaan tarif yang inklusif, serta keberlanjutan lingkungan tetap menjadi agenda utama untuk diperhatikan.
Namun, satu hal jelas: Whoosh telah menunjukkan bagaimana infrastruktur modern dapat mengangkat kualitas hidup.
Kesimpulan
Whoosh bukan hanya kereta cepat. Ia adalah:
- Sarana mobilitas efisien
- Pendorong ekonomi hijau
- Penguat pariwisata lokal
- Ruang tumbuh bagi UMKM dan kreator muda
- Simbol masa depan Indonesia yang lebih terhubung
Whoosh for Better Us bukan sekadar slogan. Ia adalah arah baru perjalanan bangsa—lebih cepat, lebih bersih, dan lebih maju.





