Hanif Dewanto – Sinyal dibukanya pendaftaran CPNS 2026 mulai terlihat.
Berbagai informasi awal telah muncul, terutama dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang memberi gambaran tentang formasi, kebutuhan SDM, serta arah rekrutmen tahun depan.
Agar lebih jelas, berikut rangkuman lengkap dan terperinci terkait bocoran rekrutmen CPNS 2026 berdasarkan penjelasan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan dokumen resmi Kemenkeu.
Rencana rekrutmen pegawai Kemenkeu tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029.
Regulasi tersebut memuat arah penambahan pegawai melalui jalur umum, sekolah kedinasan, hingga PPPK, termasuk kajian penerapan rekrutmen ASN fleksibel.
Berdasarkan data human resources information system (HRIS) per 31 Desember 2024, Kemenkeu mencatat proyeksi pegawai yang memasuki masa pensiun pada periode 2025-2029 mencapai 5.738 orang.
Selain itu, berdasarkan tren keluar-masuk pegawai tiga tahun terakhir, diperkirakan ada 2.010 pegawai yang akan berhenti tidak karena pensiun dalam lima tahun ke depan.
Jumlah ASN Kemenkeu per 31 Desember 2024 tercatat 77.055 orang.
Angka ini menurun sekitar 6,56% atau setara 5.413 pegawai dibandingkan jumlah pada akhir 2019.
Dengan kondisi ini, kebutuhan rekrutmen PNS baru menjadi semakin relevan.
Pertumbuhan SDM Kemenkeu dalam periode 2025-2029 diprediksi berada pada kisaran 0,01% hingga 0,50% setiap tahunnya, disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.
Rekrutmen CPNS 2026 Dibuka secara Hybrid
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal bahwa proses seleksi CPNS Kemenkeu tahun 2026 akan dilakukan secara hybrid.
Artinya, rekrutmen akan terbuka bagi dua kelompok sekaligus, yakni pelamar umum dan lulusan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN yang berada di bawah naungan Kemenkeu.
“Saya pikir akan terbuka hybrid, ada STAN dan luar STAN,” tutur Menkeu Purbaya, Selasa (18/11/2025).
Dalam taklimat media di Kantor Kemenkeu, Purbaya menjelaskan bahwa fokus seleksi tahun depan cenderung pada sekolah kedinasan, mengingat jalur umum telah dibuka sebelumnya.
Pada rekrutmen jalur umum terakhir, Kemenkeu menyediakan 1.113 formasi.
Sementara untuk seleksi mendatang, sebanyak 279 posisi direncanakan khusus untuk lulusan STAN.
Syarat Seleksi CPNS 2026
Usia pelamar saat mendaftar harus paling rendah 18 tahun dan maksimal 35 tahun, kecuali pada jabatan tertentu yang dinyatakan lain.
Tidak pernah dihukum pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap akibat tindak pidana dengan hukuman penjara 2 tahun atau lebih.
Tidak pernah diberhentikan secara hormat atas permintaan sendiri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai PNS, anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia Polri, atau pegawai swasta.
Tidak sedang berstatus sebagai calon PNS, PNS, anggota TNI, atau anggota Polri.
Bukan anggota maupun pengurus partai politik, serta tidak terlibat dalam politik praktis.
Pelamar wajib memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan kualifikasi jabatan yang dilamar.
Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.
Bersedia untuk ditempatkan di seluruh wilayah Republik Indonesia atau di negara lain sesuai dengan ketentuan instansi pemerintah.
Memenuhi persyaratan tambahan lain yang ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) sesuai dengan kebutuhan jabatan.
Tak hanya lulusan perguruan tinggi, Kemenkeu juga membuka kesempatan bagi lulusan SMA.
Sebanyak 300 formasi akan disediakan khusus untuk kebutuhan tenaga lapangan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Formasi CPNS 2026
Selain memberikan informasi umum, Menkeu Purbaya juga menegaskan adanya formasi khusus untuk lulusan PKN STAN.
Tahun 2026, formasi ini diperkirakan mencapai 279 posisi.
Kebutuhan ini didasari pada analisis beban kerja dan proyeksi kebutuhan pegawai di lingkungan Kemenkeu.
Formasi STAN ini merupakan bagian dari rencana strategis Kemenkeu yang tercantum dalam PMK 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029.
Dokumen tersebut menyebutkan bahwa Kemenkeu membuka peluang penambahan pegawai dari jalur umum, sekolah kedinasan, dan PPPK.
Dengan jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun dan tingkat turnover yang cukup signifikan, kebutuhan akan lulusan PKN STAN menjadi salah satu prioritas utama dalam rekrutmen CPNS Kemenkeu 2026.





